Minggu, 10 April 2022

Kultur Sekolah

 Nama : Amaliya Nurdiana

Nim : 12001207

Kelas : 4 H PAI

Makul : Magang 1

Dosen Pengampu : Farninda Aditya, M.Pd

KULTUR SEKOLAH

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Halo semua,Apa kabar ? Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat.


Pada kali ini saya akan membahas suatu yang mungkin tidak asing lagi bagi teman-teman.


Apa itu? Yaa kali ini saya akan membahas pemahaman saya yaitu tentang "Kultur Sekolah". Sebelum masuk kedalam pembahasan apa itu kultur sekolah dan karateristiknya, bagaimana kultur sekolah yang baik serta bagaimana implementasi dari kuktur sekolah tersebut, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengetahui pengertian dari kultur dan sekolah.

Culture, merupakan istilah bahasa asing (Bahasa Inggris)  yang artinya kebudayaan, culture berasal dari kata latin “colere” yang berarti mengolah atau mengerjakan. Colore bisa juga diartikan sebagai mengolah tanah atau bertani. Dari asal arti tersebut yaitu “colere” kemudian “culture” diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan merubah alam. Dalam Bahasa Indonesia, kata culture diterjemahkan sebagai “kultur”. Yang mana dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata kultur adalah kebudayaan, adat istiadat, sesuatu yang menjadi suatu kebiasaan yang sulit diubah. Contoh  kultur Barat dan kuktur Timur. Arti lainnya dari kultur adalah pemeliharaan.


Sekolah merupakan suatu wadah untuk berlangsungnya aktifitas kegiatan belajar mengajar. Yang mana belajar dan mengajar tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan transfer ilmu pengetahuan dari guru ke siswa. Tetapi kegiatan belajar mengajar itu berbagai macam kegiatan seperti pelatihan seluruh warga sekolah dan patuh terhadap peraturan yang berlaku di sekolah, saling menghormati, membiasakan hidup bersih dan sehat serta memiliki semangat untuk bersenang-senang secara adil dan sejenisnya.


Kultur sekolah merupakan suatu kreatifitas bersama yang menjadi suatu kebiasaan atau budaya yang dibentuk dalam perjalanan panjang sekolah yang dapat dipelajari dan teruji dalam memecahkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi sekolah dalam mencetak lulusan yang cerdas, terampil, mandiri dan bernurani. Budaya sekolah dipegang bersama oleh kepala sekolah, guru, staf aministrasi, dan siswa sebagai dasar mereka dalam memahami dan memecahkan berbagai masalah yang muncul di sekolah. Sekolah menjadi wadah utama dalam transmisi budaya antar generasi. Maka dari itu kultur sekolah harus dibiasakan dalam perjalanan panjang sekolah karena sekolah-sekolah yang memiliki kultur yang baik akan mendapat apresiasi dari masyarakat. Ketika sudah mendapat apresiasi dari masyarakat maka ini menjadi suatu yang hal baik, yang mana akan memberikan  impek baik pada sekolah dalam memasarkan sekolah yang unggul dan berkualitas menjadi modal untuk menarik minat masyarakat.


Dengan citra tersebut, maka sekolah-sekolah ini akan mendapat pengakuan dari masyarakat. Para orang tua tidak akan ragu menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah-sekolah pilihan yang sudah mendapat kepercayaan tersebut. Kultur sekolah mendukung terciptanya motivasi berprestasi untuk para siswa di sekolah. Sebagai sasaran dan obyek dalam dunia pendidikan, peserta didik diberikan kesempatan yang sama dalam mengasah bakat, minat, keterampilan, (skill), dan pengetahuan yang telah diperoleh selama berada di sekolah.


Setiap peserta didik membawa kulturnya masing-masing dari sekolah sebelumya dan harus disesuaikan dengan keadaan kultur sekolah yang baru. Maka dalam hal ini duperlukan peran warga sekolah yaitu guru dan staf lainnya untuk menciptakan kultur berprestasi agar peserta didik tertarik dan mau terlibat dengan perbaikan mutu sekolah maka komponen sekolah yang sudah sepakat untuk memajukan kultur sekolah. Untuk memajukan kultur sekolah yang baik harus bekerja keras membangkitkan semangat berprestasi untuk para siswa. Khususnya kepala sekolah dan guru, yang berinteraksi secara langsung dengan orang tua dan siswa di sekolah dalam membangun semangat dan mendukung keputusan dari siswa untuk mendalami kemampuan yang mereka miliki. Maka perlu pembimbingan dan kerjasama antara siswa, guru dan orang tua agar memperoleh hasil yang membanggakan.


Didalam kultur sekolah terdiri dari kultur positif dan kultur negatif dimana kuktur sekolah yang positif itu ke  lebih merujuk ke arah yang baik untuk melakukan perubahan dan perbaikan.


Kultur sekolah yang baik haruslah melibatkan seluruh warga sekolah dalam mendukung siswa dalam berprestasi, yang mana budaya sekolah yang baik dapat menumbuhkan dan mendorong semua warga sekolah untuk terus  belajar dan belajar bersama . Dalam hal ini akan berimpek baik, yang mana akan tumbuh rasa menyenangkan dalam belajar, dan menjadikan belajar menjadi suatu kebutuhan bukan lagi keterpaksaan. Maka perlu diketahui pula peran warga sekolah dalam mendukung dan memberikan motivasi bagi siswa-siswi yang memiliki kebutuhan akan prestasi.


Kultur sekolah memberikan andil tersendiri dalam meningkatkan mutu sekolah. Di dalam kultur sekolah terdapat nili-nilai dan keyakinan yang dimiliki oleh sekolah tersebut. Terdapat nilai-nilai yang dikembangkan oleh sekolah dalam mendukung siswa-siswi. Nilai-nilai tersebut diantaranya, nilai berprestasi, nilai kedisiplinan, nilai kebersihan, nilai religi dan nilai pendukung kultur sekolah lainnya. Sedangkan kultur negatif adalah budaya yang  cenderung tidak ingin melakukan perubahan dan takut mengambil risiko terhadap perubahan. Akibatnya kualitas akan menurun.



Budaya sekolah sehat memberikan peluang sekolah dan warga sekolah untuk bekerja secara optimal dan efesien serta memiliki semangat yang tinggi yang mana hal dengan hal ini mampu terus berkembang. Oleh karena itu, budaya sekolah ini perlu dikembangkan. Yang mana pada implementasinya nilai-nilai tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan ada usaha untuk membudayakannya kepada para siswa. Nilai-nilai tersebut disosialisasikan terlebih dahulu ke semua warga sekolah. Proses sosialisasi nilai-nilai yang dimiliki oleh sekolah lama kelamaan akan menjadi suatu kebiasaan di dalam kehidupan sekolah dan menjadikannya sebuah kultur yang berperan dalam membangun prestasi siswa.

Sekian hasil bacaan saya,Terimakasih

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERANGKAT PEMBELAJARAN

Nama : Amaliya Nurdiana  Nim : 12001207 Kelas : 4 PAI H Makul : Magang 1 Dosen Pengampu : Farninda Aditya, M.Pd PERANGKAT PEMBELAJARAN Assal...