Sabtu, 23 April 2022

MANAJEMEN KELAS

 Nama : Amaliya Nurdiana 

Nim : 12001207

Kelas : 4 PAI H

Makul : Magang 1

Dosen Pengampu : Farninda Aditya, M.Pd

MANAJEMEN KELAS

Assalamualaikum wr wb

Halo semua,hari ini saya akan membahas hasil bacaan saya tentang Manajemen kelas,mungkin langsung saja kepembahasan dibawah ini.

Manajemen Kelas

Pembahasan kali ini kita akan mempelajari mengenai konsep manajemen kelas, baik yang berkaitan dengan apa itu manajemen kelas, aspek-aspek apa saja yang terdapat didalam manajemen kelas, tujuan manajemen kelas dan hal lainnya yang akan kita bahasa satu persatu disini.

Pada pembahasan pertama kita akan mengetahui pengertian dari kelas terlebih dahulu, yang mana kelas merupakan suatu ruangan yang ada disekolah yang digunakan oleh para siswa untuk melakukan proses pembelajaran dalam rangka untuk menuntut ilmu pengetahuan di sekolah. Rusydie (2011, hal.25) menyatakan bahwa kelas merupakan suatu kelompok manusia yang akan belajar bersama yang mendapat pengajaran dari seoraang guru. Di sebuah sekolah terdapat yang namanya manajemen kelas.

Istilah manajemen digunakan pada hampir setiap bidang, termasuk pendidikan. Dalam dunia pendidikan istlah ini sering kita dengar. Perlu dikeahui bahwasanya manajemen mempunyai pengaruh yang sangat penting bagi terselenggaranya organisasi pendidikan untuk mencapai hasil yang terbaik. Dalam interkasi edukatif manajemen merupakan suatu proses atau usaha yang dilakukan oleh seorang untuk mencapai tujuan.

Manajemen kelas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005, hal. 708) adalah “Manajemen unuk mencapai tujuan pengajaran dikelas” agar kelas teratur, maa perlu dimanage atau perlunya manajemen kelas.

Manajemen kelas merupakan suatu proses perencanaan, pengorgansasian, penggerakkan dan pengawasan kegatan pembelajaran guru dengan segenap penggunaan sumber daya untuk mencapi tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.

Jadi manajemen kelas menunjukkan kepada kegiatan-kegiatan yang menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinyaproses belajar.

Manajemen kelas bertujuan untuk menciptakan suasana atau kondisi kelas yang memungkinkan siswa dalam kelas tersebut dapat belajar efektif. Selan memiliki tujuan manajemen kelas juga memliki fungsi secara umum yaitu untuk memberi makna pada pembelajaran serta berperan penting bag terciptanya dan terpeliharanya kondisi kelas yang optimal. Adapun beberapa fungsi far manajemen kelas adalah             :

1.    Memberikan dan melengkapi faslitas untuk segala macam tugas

2.    Merencanakan, yakni memikirkan dan menetapkan secara matang arah, tujuan, dan tndakan sekaligus mengkaji berbagai sumber daya dan metode/teknik yang tepat.

3.    Mengorganisaskan, maksudnya adalah menentukan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organsasi

4.    Memimpin, yang mana seorang pemimpin harus memliki sifat kepemimpinan dan kepribadian yang dapat menjadi contoh yang baik

5.    Mengendalikan, yaitu memastikan bahwa aktivitas sebenarnya sesuai dengan aktivitas yang direncanakan.

Jadi, dapat dipahami bahwa tujuan manajemen kelas adalah upaya untuk mendayagunakan potensi kelas. Berhubung kelas mempunyai peranan dan fungsi tertentu dalam menunjang keberhasilan proses edukatif, maka hal itu dapat memberikan dorongan dan rangsangan terhadap anak didik untuk belajar, dalam hal ini guru harus mengelola situasi dan suasana kelas dengan sebaik-baiknya. Intinya adalah agar anak dapat bekerja dengan tertib sehingga tercapainya tujuan pengajaran yang efektif dan efisien.

Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam manajemen kelas adalah mengecek kehadiran sswa, mengumpulkan hasil pekerjaan siswa, memeriksa dan menila hasil pekerjaan tersebut, pendistribusian bahan dan alat, mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan siswa, mencata data, pemeliharaan arsip, menyampaikan materi pembelajaran serta memberikan tugas rumah. Sedangkan Dimens dari manajemen kelas adalah dimensi pencegahan, dimensi tindakan, dan dimensi penyembuhan.

Adapun prinsip-prinsip yang terdapat didalam manajemen kelas adalah hangat dan antusias, bervariasi, penekanan pada hal-hal postif serta penanaman disipln diri. Didalam manajemen kelas juga terdapat beberapa pendekatan yaitu pendekatan kekuasaan, pendekatan ancaman, pendekatan kebebasan, serta pendekatan suasana emosi dan hubungan sosial.

Secara umum faktor yang mempengaruhi manajemen kelas dibagi menjadi dua golongan yaitu, faktor intern dan faktor ekstern siswa.” (Djamarah 2006, hal. 184). Faktor intern siswa berhubungan dengan problem emosi, pikiran, dan perilaku. Kepribadian siswa dengan ciri-ciri khasnya masing-masing menyebabkan siswa berbeda dari siswa lainnya sacara individual. Perbedaan sacara individual ini dapat dilihat dari segi aspek yaitu perbedaan biologis, intelektual, dan psikologis.

Faktor ekstern siswa terkait dengan problem suasana lingkungan belajar, penempatan siswa, pengelompokan siswa, tempat duduk siswa, jumlah siswa, dan

sebagainya. Problem jumlah siswa di kelas akan mewarnai dinamika kelas. Semakin banyak jumlah siswa di kelas, misalnya dua puluh orang ke atas akan cenderung lebih mudah terjadi konflik. Sebaliknya semakin sedikit jumlah siswa di kelas cenderung lebih kecil terjadi konflik.Dalam proses belajar mengajar hasil belajar dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor, namun secara garis besar faktor-faktor tersebut terbagi menjadi dua, yaitu faktor yang datang dari dalam diri individu siswa dan faktor yang datang dari luar diri siswa. Faktor yang datang dari dalam diri siswa menurut Clark besar sekali pengaruhnya terhadap hasil belajar yang dicapai. Seperti yang dikutipkan oleh Nana Sudjana bahwa “Hasil belajar siswa di madrasah 70% dipengaruhi oleh kemampuan siswa dan 30% dipengaruhi oleh lingkungan” (Sudjana 2002, hal. 39).  Selanjutnya, faktor-faktor yang datang dari luar diri siswa, di antaranya adalah lingkungan dan instrumen belajar termasuk etos para guru dalam melaksanakan tugasnya. Faktor ekstern dari aspek lingkungan ini sangat mempengaruhi hasil belajar siswa, demikian juga dengan faktor instrumen yang terdiri dari kurikulum atau bahan pelajaran, guru, sarana atau fasilitas dan administrasi.

Kondisi belajar yang optimal dicapai jika guru mampu mengatur siswa dan sarana pengajaran serta mengendalikanya dalam situasi yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pelajaran. Akan tetapi apabila terdapat kekurang serasian antara tugas, dan sarana atau alat atau terputusnya keinginan dengan keinginan yang lain, antara kebutuhan dan pemenuhanya maka akan terjadi gangguan terhadap proses pembelajaran. Baik gangguan sifat sementara maupun sifat yang serius atau terus menerus, karena itu perlunya guru mengetahui bagaimana cara memanage kelas yang benar.

Mungkin hanya sekian dari bacaan saya mengenai Manajemen peserta didik.Kurang lebih nya saya mohon maaf.

Wassalamualaikum wr wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERANGKAT PEMBELAJARAN

Nama : Amaliya Nurdiana  Nim : 12001207 Kelas : 4 PAI H Makul : Magang 1 Dosen Pengampu : Farninda Aditya, M.Pd PERANGKAT PEMBELAJARAN Assal...